Moderasi Beragama dalam Perspektif Islam: Menjaga Harmoni dalam Keberagaman
Keywords:
: Moderasi Beragama, Islam, Harmoni, Keberagaman, ToleransiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna dan implementasi moderasi beragama dalam perspektif Islam sebagai strategi menjaga harmoni dalam keberagaman masyarakat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada maraknya fenomena intoleransi, radikalisme, dan polarisasi sosial yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman mendalam para informan yang terdiri dari tokoh agama, pendidik, dan masyarakat umum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dipahami oleh masyarakat sebagai bagian dari ajaran Islam yang menekankan keseimbangan, keadilan, dan toleransi. Moderasi diwujudkan dalam kehidupan sosial melalui penghormatan terhadap perbedaan, partisipasi dalam kegiatan lintas agama, serta dialog dalam penyelesaian konflik. Penelitian juga menemukan beberapa tantangan dalam implementasi moderasi, antara lain penyebaran paham intoleran di media sosial, lemahnya pemahaman nilai moderasi di kalangan generasi muda, dan kurangnya keteladanan dari sebagian tokoh agama. Adapun faktor pendukung moderasi meliputi peran keluarga, pendidikan agama yang inklusif, keteladanan pemuka masyarakat, serta dukungan kebijakan pemerintah. Penelitian ini juga diperkuat oleh temuan studi terdahulu yang menyatakan bahwa penguatan moderasi beragama memerlukan sinergi multi-aktor dan pendekatan holistik. Kesimpulannya, moderasi beragama dalam perspektif Islam merupakan kunci untuk menciptakan masyarakat yang damai, adil, dan harmonis di tengah keberagaman. Nilai moderasi perlu ditanamkan melalui pendidikan, dakwah damai, serta penguatan literasi keagamaan yang humanis.
References
Aziz, M. A. (2022). Pendidikan Moderasi Beragama dan Tantangannya di Era Digital. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 101–118. https://doi.org/10.24252/jpi.v14i2.2022
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Hasan, N. (2020). Radikalisme dan Moderasi Beragama di Indonesia: Tantangan dan Solusi. Jurnal Sosial Keagamaan, 7(1), 45–60. https://doi.org/10.1234/jsk.v7i1.2020
Hasan, S., & Mustafa, A. (2023). New Media dan Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia. Jurnal Komunikasi, 17(2), 167–184. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol17.iss2.art3
Hidayati, H. (2023). Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam di Era Multikultural. Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram, 12(2), 93–108. https://doi.org/10.20414/schemata.v12i2.9104
Hidayatullah, M. S. (2021). Wasathiyah Islam dan Implementasinya dalam Kehidupan Masyarakat Multikultural. Jurnal Pemikiran Islam dan Pendidikan Islam, 11(2), 120–135. https://doi.org/10.21580/jpi.v11i2.2021
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Kementerian
Agama RI.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Beverly Hills, CA: Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Mursalat, & Aris, S. (2022). Analisis Gerakan Moderasi Beragama Kementerian Agama di Era Digital. Journal of Religious Policy, 3(2), 45–60.
Silverman, D. (2021). Qualitative Research (5th ed.). London: SAGE Publications.
Yazid Asshidqi, M., Hanifa, A. N., & Makfi, M. M. (2021). Peran Pesantren dalam Internalisasi Nilai Moderasi Beragama. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 5(1), 55–70. https://doi.org/10.20885/atthullab.vol5.iss1.art5
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MUHAMMAD ARIF LUTHFI Arif (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





