Hadis, Media Sosial, dan Millenial: Membentuk Identitas Keagamaan Muslim di Dunia Digital

Authors

  • HURIN'IN AM Iin Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Author
  • Abdullah Munir Munir Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Author

Keywords:

Living hadis, Media Sosial , Millenial , Identitas keagamaan

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konsep living hadis membentuk identitas keagamaan generasi milenial Muslim di Indonesia, khususnya di era digital yang dipenuhi akses terhadap berbagai sumber keagamaan. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode fenomenologi, penelitian ini mengeksplorasi praktik, pemaknaan, dan implementasi hadis dalam kehidupan sehari-hari generasi milenial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses digitalisasi mendorong terjadinya "re-contextualization" hadis, di mana hadis tidak hanya dipelajari sebagai teks tetapi dihidupkan kembali dalam bentuk praktik ritual, etika, dan panduan moral yang diterapkan di media sosial. Artikel ini memberikan kontribusi baru pada studi hadis dengan menjelaskan perubahan interaksi masyarakat terhadap hadis dalam lanskap digital.

References

Aini, Adrika Fithrotul. “Living Hadis Dalam Tradisi Malam Kamis Majelis Shalawat Diba’ Bil-Mustofa.” Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies 2, no. 1 (2015): 159. https://doi.org/10.20859/jar.v2i1.35.

Andriyana, Putri, and Bob Andrian. “Agama, Media, Dan Masyarakat Di Era Digital.” Borneo: Journal of Islamic Studies 4, no. 2 (2024): 85–95.

Azmi Fauziah Suanda, and Tajul Arifin. “Signifikansi Hadis Riwayat Dalam Menangani Konten Negatif Di Media Sosial.” Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora 4, no. 2 (2024): 288–98. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i2.3576.

Basri, Muhammad Ridha. “Gejala Hijrah Di Indonesia: Transformasi Dari Islamisme Fundamentalis Menuju Islamisme Populer.” Maarif 17, no. 2 (2023): 31–51. https://doi.org/10.47651/mrf.v17i2.193.

Dewi, Subkhani Kusuma. “Fungsi Performatif Dan Informatif Living Hadis Dalam Perspektif Sosiologi Reflektif.” Jurnal Living Hadis 2, no. 2 (2018): 179. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2017.1328.

Faiqah, Nurul. “Fenomena Living Hadist Sebagai Pembentuk Kultur Religius Di Sekolah.” Turast: Jurnal Penelitian & Pengabdian 5, no. 1 (2017): 92.

Fithoroini, Dayan. “Hadis Nabi Yang Tekstual Dan Kontekstual (Analisis Pemikiran Muhammad Syuhudi Ismail).” Nabawi: Journal of Hadith Studies 2, no. 1 (2021): 116–40. https://doi.org/10.55987/njhs.v2i1.42.

Hasanah, Uswatun, and Ahmad Hifni. “Digitalization and the Challenges of Hadith Dissemination in the Modern Era.” Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies 3, no. 1 (2024): 55–69. https://doi.org/10.32939/twl.v3i1.3467.

Iffah, Fadhilah. “Living Hadis Dalam Konsep Pemahaman Hadis.” Thullab: Jurnal Riset Dan Publikasi Mahasiswa 1, no. 1 (2021): 1–15. http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/thullab/article/view/903%0Ahttp://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/thullab/article/download/903/430.

Iryani, Juniarti, and Nurwahid Syam. “Peran Media Sosial Dalam Menyebarkan Pesan Agama Dan Perubahan Sosial.” Pusaka 11, no. 2 (2023): 359–72. https://doi.org/10.31969/pusaka.v11i2.1242.

Karim, Rizka Ichsanul. “Kehidupan Beragama Generasi Z Dalam Era Digital (Studi Kasus Di Perumahan Purwokerto Indah (Purin) Kendal),” 2020, 210. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/14080/1/Tesis_1703018054_RizkaIchsanulKarim.pdf.

Maskur, Maskur, Muhammad Sulthon, Musahadi Musahadi, and Eman Suherman. “Pentingnya Kontekstualisasi Matan Hadist Menggunakan Metode Hermeneutika.” Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin 8, no. 2 (2023): 19–24. https://doi.org/10.37567/al-muttaqin.v8i2.1711.

Masruri, Eko Makhmud Hidayat. “Urgensi Dan Implementasi Living Hadis Dalam Pendidikan Agama Islam : Studi Kasus Di MAN 1 Cilacap.” Shibghoh: Prosiding Ilmu Kependidikan UNIDA Gontor 2 (2023): 459–67.

Miski, Miski, and Ali Hamdan. “Posting Hadis Dan Kesalehan Digital: Mengurai Fenomena Keberagamaan Generasi Milenial.” Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith 11, no. 2 (2021): 283–306. https://doi.org/10.15642/mutawatir.2021.11.2.283-306.

Muzakky, Althaf Husein, and Fahrudin Fahrudin. “Kontekstualisasi Hadis Dalam Interaksi Media Sosial Yang Baik Di Era Millenial Dalam Kitab Fatḥ Al-Bārī Syarah Hadis Al-Bukhāri.” Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis 5, no. 1 (2020): 12–20. https://doi.org/10.15575/diroyah.v5i1.7515.

Nurhayati, Meilisa Ani, Abidin Pandu Wirayudha, Ahmad Fahrezi, Dayintasya Ratih Pasama, and Aditia Muhammad Noor. “Islam Dan Tantangan Dalam Era Digital: Mengembangkan Koneksi Spiritual Dalam Dunia Maya.” Al-Aufa: Jurnal Pendidikan Dan Kajian Keislaman 5, no. 1 (2023): 1–27. https://doi.org/10.32665/alaufa.v5i1.1618.

Pratama, Fikri Surya. “Dari Sufistik Ke Pop Religi: Sejarah Transformasi Musik Dalam Peradaban Islam.” Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam 20, no. 1 (2023): 1–13. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v20i1.22969.

Rachman, Fathor, and Ach Maimun. “MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH (MDT) SEBAGAI PUSAT PENGETAHUAN AGAMA MASYARAKAT PEDESAAN (Studi Tentang Peran MDT Di Desa Gapura Timur Gapura Sumenep) MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH (MDT) AS RELEGIOUS KNOWLEDGE INSTITUTION OF VILLAGER (A Study About The Role Of.” Anil Islam 9, no. 1 (2016): 56–94. http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news.

Rofidah, Lailatur, and Abdul Muhid. “Media Dan Hibrid Identitas Keagamaan Di Era Digital.” Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 7, no. 1 (2022): 81. https://doi.org/10.29240/jdk.v7i1.4805.

Shobri, Alwi, and Siti Maisyaroh. “Studi Komparatif Living Hadis: Larangan Tidur Setelah Subuh Dalam Konteks Tradisi Desa Daleman Bangkalan Dan Desa Pacarkeling Pasuruan” 9 (2024): 1–15.

Undang, Gunawan, and Husni Thamrin. “Konflik Dan Integrasi Islam Politik.” Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman 15, no. 2 (2017): 177. https://doi.org/10.24014/af.v15i2.4014.

Yusran. “Kodifikasi Hadis Sejak Masa Awal Islam Hingga Terbitnya Kitab Al-Muwattha’.” Tahdis 8, no. 2 (2017): 172–91. https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/tahdis/article/view/7227.

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Hadis, Media Sosial, dan Millenial: Membentuk Identitas Keagamaan Muslim di Dunia Digital. (2025). Jurnal Ilmiah El Makrifah PAI, 1(1), 26-42. https://ojs.stitmakrifatulilmi.ac.id/index.php/pai/article/view/55