Konflik, Otoritas, dan Identitas:Reinterpretasi Sahabat Nabi dalam Wacana Islam Masa Kini
Keywords:
Sahabat Nabi, historiografi Islam , otoritas keagamaan. hadis, hadisAbstract
Kajian tentang Sahabat Nabi Saw memiliki posisi sentral dalam studi hadis dan historiografi Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis ulang konstruksi definisi Sahabat sebagaimana dipetakan oleh Fu’ad Jabali dalam karyanya Sahabat Nabi: Siapa, ke Mana, dan Bagaimana? yang menelaah peran, distribusi geografis, dan aliansi politik Sahabat, khususnya dalam konteks Perang Shiffin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis isi terhadap teks primer dan sekunder, termasuk kamus biografi klasik dan literatur ilmu hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa definisi Sahabat merupakan konstruksi historis yang erat dengan kepentingan politik dan perkembangan ilmu hadis. Pemetaan migrasi Sahabat dan kecenderungan politik mereka mengungkap bahwa konflik pada masa awal Islam lebih merupakan benturan ideologi keagamaan dibanding sekadar loyalitas suku. Relevansi kajian ini sangat kuat bagi situasi kontemporer, terutama dalam memahami krisis otoritas keagamaan, polarisasi identitas, dan penyederhanaan sejarah dalam wacana keagamaan modern. Temuan ini mempertegas pentingnya pembacaan kritis terhadap sejarah Islam sebagai fondasi literasi keagamaan pada era digital.
References
Alkhotob, I. T. (2018). Kaderisasi Pada Masa Rasulullah. 1(1).
Berger, P. L. (n.d.). The Social Construction of Reality Treatise in the Sociology.
Donner, F. M. (2010). Muhammad And The Believers at The Origins of Islam. Harvard University press.
Fadlilah, N. (2012). Keadilan Sahabat Nabi dalam Perspektif Fuad Jabali. Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadis, 2, 107–110.
Foucoult, M. (1977). Power/Knowledge (C. Gordon (ed.)). Pantheon Books.
Ginannafsih, A. (2024). The History of Political Ethics and its Relationship with Islam. Ethics and Law Journal: Business and Notary, 2(2), 1–5.
Hidayah, N. (2015). Posisi Teori I ’ jâz Al-Qur ’ ân ‘ Âisyah Abdurrahmân Bintu Al-Syâthi ’ dan Sumbangannya dalam Kajian Al-Qur ’ an. An-Nur Jurnal Studi Islam, VII(2), 1–222.
Hirschler, K., & Brown, J. A. C. (n.d.). Hadith : Muhammad ’ s Legacy in the Medieval and Modern World . ( Foundations of Islam .) xii , 308 pp . Oxford : Oneworld Publications ,. 534–536. https://doi.org/10.1017/S0041977X10000467
Maulidan, A. C., Rhamadan, F. S., Rahma, D., Indonesia, U. P., Sufyan, A., Saw, M., & Dia, M. (2024). Sejarah Peradaban Bani Umayyah dan Pengaruhnya Terhadap Penyebaran Islam di Nusantara. Jurnal Artefak, 11(September), 159–180.
Motzki, H. (2010). Analysing Muslim Traditions.
Nurdin, N. dkk. (2024). Ali bin Abi Thalib : Kebijakan Politik dan Peristiwa Tahqim antara Ali dan Mu ’ awiyah bin Abi Sufyan. Ulil Albab: Jurnla Ilmiah Multidisiplin, 4(1), 208–218.
Suhail, A. K., Lintang, D., Pahrudin, A., & Oktaviano, W. (2025). AZYUMARDI AZRA DAN MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA. Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 19(2), 737–754.
Udin, A., & Fitriyadi, M. (2023). Tinjauan Historis Ilmu Hadis dan Kodifikasinya. Dirayah: Jurnal Ilmu Hadis, 3(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hurin'in AM, Abdullah Munir (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






