Nilai-nilai Kehidupan Dalam Syair Pantun Seni Dendang di Desa Tanjung Agung Seginim

Authors

  • Christina Ariani STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Author
  • Muhammad Arif Luthfi STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Author
  • Liza Wahyuninto STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Author
  • Hery Yulianto STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Author
  • Heni Gustin STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Author
  • Treza Nur Afni STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Author

Keywords:

Nilai Pendidikan, Tradisi, Dendang Mutus Tari

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menjawab sejumlah masalah terkait nilai pendidikan islam didesa Tanjung Agung. Seni Dendang merupakan tradisi yang sudah ada sejak zaman nenek moyang dulu, ritual ini biasanya dilakukan untuk memeriahkan prosesi perkawaninan yang diadakan oleh warga. Pada konteks itu, penampilan para seniman Seni Dendang dilakukan untuk memenuhi undangan warga yang mengadakan hajatan serta berfungsi sebagai hiburan atau pelipur lara. Penampilan Seni Dendang memakai pakaian garus berlengan panjang, peci (kopiah), kain sarung dan tidak boleh pakai celana. Biasanya kesenian ini dipertunjukan pada malam hari pesta perkawinan, yang dimulai  sekitar pukul 21.00 wib serta berakhir sekitar pukul 24.00 wib. Pada proses penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penelitian deskriptif dalam penelitian ini nantinya akan menggunakan data retenatur jurnal ataupun buku sebagai bahan kajian terkait penelitian ini. Pada hasil pembahasan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi Seni Dendang memiliki nilai penelitian dalam kehidupan sehari-hari yang mana tujuannya untuk mengajarkan kepada kita sebagai pedoman manusia dalam mencapai kehidupan yang hakiki.

Kata kunci: Nilai Pendidikan, tradisi, dendang mutus tari

ABSTRACT

This study aims to answer a number of problems related to the value of islamic education in the village of Tanjung Agung. Dendang art is a tradition that has existed since ancient times, this ritual is usually carried out to enliven the marriage procession held by residents. In that context, the performance of the Dendang Art astists was  carried out to fulfill the invitation of residents to hold a celebration and function as entertainment or solace. The perfomance of the Dendang art is wearing a long-sleeved dress, cap (scape), cloth sarong and may not wear pants. Usually this art is performed on the night of the wedding party, which starts around 21.00 WIB ends around 24.00 WIB. In this research process using qualitative methods with descriptive research in this study will later use journal or book review data as study material related to this research. In the results of the discussion of this study it is concluded that the Dendang Art tradition has reseacrh value in everday life which aims to teach us as a human guide in achieving essential life.

Keywords: Educational Value, tradition, chant the dance

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-05-06

Issue

Section

Articles

How to Cite

Nilai-nilai Kehidupan Dalam Syair Pantun Seni Dendang di Desa Tanjung Agung Seginim. (2025). Jurnal Ilmiah El Makrifah PGMI, 1(1), 41-50. https://ojs.stitmakrifatulilmi.ac.id/index.php/pgmi/article/view/41