Upaya Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa melalui Pembiasaan Positif di MI Makrifatul Ilmi

Authors

  • Surismi Nada Puspa Suris Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Author

Keywords:

kedisiplinan siswa, pembiasaan positif, peran guru, pendidikan karakter, madrasah ibtidaiyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui pembiasaan positif di MI Makrifatul Ilmi. Kedisiplinan merupakan salah satu pilar utama dalam pembentukan karakter peserta didik, dan pembiasaan positif diyakini sebagai strategi yang efektif untuk menumbuhkan sikap disiplin secara alami dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai bentuk pembiasaan positif seperti kegiatan pagi (doa bersama, salam, literasi), keteraturan baris, dan pembiasaan menyelesaikan tugas tepat waktu. Guru juga menjalankan peran sebagai teladan dan penguat karakter melalui keteladanan sikap, pemberian motivasi, dan penguatan verbal. Dampaknya, siswa menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan, seperti meningkatnya ketertiban, kepatuhan terhadap aturan, dan tanggung jawab terhadap tugas. Namun demikian, guru menghadapi kendala seperti perbedaan latar belakang keluarga siswa, keterbatasan waktu, serta jumlah siswa yang banyak dalam satu kelas. Meskipun demikian, faktor pendukung seperti budaya sekolah yang kondusif, kerja sama antarguru, dan dukungan kepala madrasah turut memperkuat keberhasilan pelaksanaan pembiasaan. Dengan demikian, pembiasaan positif terbukti sebagai pendekatan yang efektif dan relevan dalam membina kedisiplinan siswa. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi guru, keteladanan, dan sinergi lingkungan sekolah dalam membentuk budaya disiplin yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, W., & Rahmawati, D. (2023). Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Berdasarkan Hasil Asesmen Format. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 9(1), 23–31.

Black, P., & Wiliam, D. (2018). Classroom assessment and pedagogy. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 25(6), 551–575. https://doi.org/10.1080/0969594X.2018.1441807

Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589–597. https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1628806

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Firman, R. (2019). Strategi Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 4(1), 77–83.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemendikbudristek. (2023). Hasil Asesmen Nasional 2023 Jenjang Sekolah Dasar. Jakarta: Pusat Asesmen Pendidikan.

Lestari, D., & Sutarto, H. (2022). Pengaruh Asesmen Diagnostik terhadap Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 22–31. https://doi.org/10.1234/jpd.2022.13.1.22

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Newbury Park: SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nugraha, E., Yulianti, D., & Fitria, N. (2021). Data-Driven Teaching Practices in Elementary Schools: Enhancing Learning Outcomes Through Diagnostic Assessment. Indonesian Journal of Primary Education, 5(2), 109–120. https://doi.org/10.17509/ijpe.v5i2.33976

Nurhalimah, S., & Sukirman, S. (2020). Peran Guru dalam Pemanfaatan Hasil Asesmen Diagnostik untuk Perencanaan Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 7(1), 45–53.

OECD. (2021). 21st-Century Readers: Developing Literacy Skills in a Digital World. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/a83d84cb-en

Puspitasari, H., & Maulida, S. (2021). Asesmen Diagnostik sebagai Upaya Identifikasi Kemampuan Awal Siswa dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 101–112. https://doi.org/10.21009/jpm.v9i2.1234

Putri, R. D. A., & Hasanah, N. (2020). Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Melalui Pendekatan Kontekstual. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 39(2), 235–244. https://doi.org/10.21831/cp.v39i2.30764

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research and evaluation methods (4th ed.). SAGE Publications.

Rachmawati, A., & Hidayat, R. (2020). Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Asesmen Diagnostik untuk Meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa SD. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(2), 84–93.

Santoso, D., & Lestari, R. (2022). Dampak Implementasi Asesmen Diagnostik terhadap Perbaikan Pembelajaran Numerasi di SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(3), 88–95.

Setiawan, R., & Permatasari, N. (2021). Peran Asesmen Diagnostik dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Numerasi di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 155–164. https://doi.org/10.23887/jipd.v8i3.38765

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Upaya Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa melalui Pembiasaan Positif di MI Makrifatul Ilmi. (2025). Jurnal Ilmiah El Makrifah PGMI, 2(1), 70-82. https://ojs.stitmakrifatulilmi.ac.id/index.php/pgmi/article/view/63