Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar setelah Implementasi Asesmen Diagnostik

Authors

  • Lilis Setiawati Universitas Isalam Nusantara al-Azhaar Author

Keywords:

kemampuan numerasi, asesmen diagnostik, pembelajaran berdiferensiasi, sekolah dasar, Kurikulum Merdeka

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan numerasi siswa kelas IV sekolah dasar setelah implementasi asesmen diagnostik sebagai instrumen pemetaan awal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya asesmen diagnostik dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi yang berpihak pada kebutuhan siswa, khususnya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen asesmen. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas IV dan siswa di salah satu sekolah dasar negeri di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik mampu memberikan gambaran awal tentang kompetensi numerasi siswa, termasuk penguasaan operasi hitung, logika matematika, dan kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil asesmen, guru mampu menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok siswa. Kemampuan numerasi siswa menunjukkan peningkatan baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Selain itu, asesmen diagnostik juga meningkatkan kemampuan reflektif guru dalam merancang dan mengevaluasi pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa asesmen diagnostik merupakan komponen penting dalam mendukung pembelajaran numerasi yang adaptif, efektif, dan transformatif. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam merancang dan memanfaatkan asesmen diagnostik sebagai bagian dari pembelajaran yang holistik dan berpihak pada murid.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, W., & Rahmawati, D. (2023). Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Berdasarkan Hasil Asesmen Format. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 9(1), 23–31.

Black, P., & Wiliam, D. (2018). Classroom assessment and pedagogy. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 25(6), 551–575. https://doi.org/10.1080/0969594X.2018.1441807

Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589–597. https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1628806

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Firman, R. (2019). Strategi Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 4(1), 77–83.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemendikbudristek. (2023). Hasil Asesmen Nasional 2023 Jenjang Sekolah Dasar. Jakarta: Pusat Asesmen Pendidikan.

Lestari, D., & Sutarto, H. (2022). Pengaruh Asesmen Diagnostik terhadap Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 22–31. https://doi.org/10.1234/jpd.2022.13.1.22

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Newbury Park: SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nugraha, E., Yulianti, D., & Fitria, N. (2021). Data-Driven Teaching Practices in Elementary Schools: Enhancing Learning Outcomes Through Diagnostic Assessment. Indonesian Journal of Primary Education, 5(2), 109–120. https://doi.org/10.17509/ijpe.v5i2.33976

Nurhalimah, S., & Sukirman, S. (2020). Peran Guru dalam Pemanfaatan Hasil Asesmen Diagnostik untuk Perencanaan Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 7(1), 45–53.

OECD. (2021). 21st-Century Readers: Developing Literacy Skills in a Digital World. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/a83d84cb-en

Puspitasari, H., & Maulida, S. (2021). Asesmen Diagnostik sebagai Upaya Identifikasi Kemampuan Awal Siswa dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 101–112. https://doi.org/10.21009/jpm.v9i2.1234

Putri, R. D. A., & Hasanah, N. (2020). Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Melalui Pendekatan Kontekstual. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 39(2), 235–244. https://doi.org/10.21831/cp.v39i2.30764

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research and evaluation methods (4th ed.). SAGE Publications.

Rachmawati, A., & Hidayat, R. (2020). Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Asesmen Diagnostik untuk Meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa SD. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(2), 84–93.

Santoso, D., & Lestari, R. (2022). Dampak Implementasi Asesmen Diagnostik terhadap Perbaikan Pembelajaran Numerasi di SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(3), 88–95.

Setiawan, R., & Permatasari, N. (2021). Peran Asesmen Diagnostik dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Numerasi di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 155–164. https://doi.org/10.23887/jipd.v8i3.38765

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar setelah Implementasi Asesmen Diagnostik. (2025). Jurnal Ilmiah El Makrifah PGMI, 2(1), 83-96. https://ojs.stitmakrifatulilmi.ac.id/index.php/pgmi/article/view/69